Tuesday, August 19, 2014

Teknis Dasar Jasa Geolistrik

Teknik Dasar Jasa Geolistrik~Sebuah Pengantar
Operator Jasa Survey Geolistrik
Persiapan operator Jasa Survey Geolistrik

Teknis dasar jasa survey geolistrik adalah analisa mengetahui kandungan dibawah tanah, Secara umum terjadinya airtanah tergantung kepada kondisi iklim, kondisi geologi dan kondisi morfologi. Kondisi iklim besar pengaruhnya karena merupakan sumber pemasok airtanah terhadap kondisi geologi dan morfologi itu sendiri, karena kondisi geologi dan kondisi morfologi merupakan wadah air bawah tanah.
Siklus hidrologi merupakan proses pokok dalam terjadinya airtanah yang meliputi air larian (run off), curah hujan (evaporasi) dan penguapan keringat (evapotransporasi). Kondisi geologi dan morfologi (bentang alam) merupakan proses alamiah. Proses alamiah ini memerlukan waktu cukup lama berkisar antara ratusan sampai ribuan tahun.
Pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat cepat dan perkembangan pembangunan diberbagai bidang yang sangat pesat merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas airtanah. Ini terlihat adanya ketidakseimbangannya neraca air bawah tanah oleh karena pembangunan perumahan, industri dan pembangunan jalan sehingga berakibat semakin menyempitnya daerah resapan airtanah. Curah hujan yang seharusnya berfungsi sebagai pemasok airtanah resapan beralih fungsi menjadi air larian (run off) yang mengakibatkan potensi air bawah tanah tersebut menjadi berkurang (berdebit kecil).
 SIKLUS HIDROLOGI
Siklus hidrologi merupakan salah satu factor penting dalam proses terjadinya air tanah, siklus hidrologi ini meliputi proses evaporasi/evapotransporasi dan kondensasi. proses terjadinya airtanah yang meliputi proses Evaporasi, Evapotransporasi dan proses Kondensasi. Proses Evaporasi dan Evapotransporasi adalah proses penguapan air menjadikan partikel-partikel uap yang mengisi udara. Sedangkan proses Kondensasi adalah proses terjadinya perubahan uap yang mengisi udara (awan) menjadi air hujan. Evaporasi adalah penguapan yang berasal dari laut, sungai, danau dan lahan atau areal basah. Evapotranporasi adalah proses penguapan yang berasal dari tumbuhan. Kedua proses tersebut pada ketinggian tertentu partikel-partikel ini akan mengalami perubahan menjadi awan (Kondensasi) dan terjadi hujan. Tidak semua air hujan ke bumi akan mengalami Evaporasi (penguapan), tetapi sebagian akan turun ke bumi sebagai air larian (run off) yang akhirnya akan mengisi laut, sungai dan danau kemudian terjadilah siklus hidrologi kembali.
Sebagian air hujan juga dihisap oleh tumbuh-tumhan (evapotransporasi) dan sebagian lagi meresap (infiltrasi) dan mengalir ke dalam tanah yang disebut airtanah.
Besarnya nilai infiltrasi tergantung pada intensitas lamanya hujan, jenis tanah, jenis tanaman dan iklim. Kelanjutan proses infiltasi menuju zona jenuh yang akan menghasilkan kenaikan muka air bawah tanah.(menambah cadangan air bawah tanah).
Demikian sekilas teknik jasa Survey Geolistrik, semoga bermanfaat,untuk pertanyaan dan konsultasi hubungi 082117569323/pin bb 7507eb93

0 comments:

Post a Comment

    Blogger news

    tenaga ahli yang bergerak dibidang ,sumur bor,properti borongan bangunan dengan dukungan tenaga muda yang handal dan berpengalaman,kejujuran adalah komitmen dan kepuasan pelanggan adalah harapan kami

    Tentang Artesis clinic

    Artesis clinic adalah jasa pembuatan sumur bor dengan sistem manual dan mesin,untuk konsultasi dan hasil terbaik, dengan team berpengalaman dan profesional, JASA GEOLISTRIK, call 082117569323/Pin BB 7507eb93

    Proyek Terbaru

    Kami telah mengerjakan proyek titik pengeboran di berbagai tempat di lokasi Jawa Barat termasuk jasa survey GEOLISTRIK, untuk info proyek klien kami dan keterangaan lebih lanjut call 082117569323 pin 7507eb93